Bacaan : Filipi 3:9-14
Setahun : Imamat 7-8
Nas : Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya. (Filipi 3:10)

Rasul Paulus menyatakan komitmen dan tekadnya. Dengan kesungguhan ia ingin mengenal Yesus bukan sebatas mengetahui tentang-Nya, namun ia juga ingin memiliki pengalaman hidup bersama dan seperti-Nya. Paulus menyadari bahwa ketika ia mengenal dan memiliki pengalaman bersama Yesus maka sifat dan kehidupannya akan diubah semakin serupa dengan-Nya. Dalam tulisannya, kita belajar bagaimana seseorang berkomitmen untuk mengenal, mengalami, dan hidup menyatu bersama Kristus.
Pertama, kita akan mengalami kuasa kebangkitan Kristus. Kuasa kebangkitan inilah yang akan menjadi sumber kemenangan atas segala ketakutan, penderitaan dan juga kematian. Kedua, kita akan mendapat bagian dalam penderitaan Kristus. Bukti kasih Yesus yang besar ini telah menyadarkan Paulus bahwa hidup mengenal dan menyatu dengan-Nya tidak hanya memberinya kekuatan, tetapi ia juga akan menyatu dengan penderitaan dan kematian-Nya. Hal-hal inilah yang membuat Paulus tetap bertahan dalam imannya sekalipun berkali-kali mengalami aniaya bahkan ancaman maut saat ia dengan berani memberitakan Injil.
Tantangan hidup kita sebagai orang-orang percaya dalam dunia ini semakin tidak mudah. Hanya ketika kita berkomitmen untuk lebih sungguh-sungguh mengenal Allah maka kita akan mendapatkan kekuatan untuk menghadapi setiap tantangan tanpa rasa takut. Kiranya pengenalan kita kepada Kristus tidak sebatas apa yang kita ketahui tentang-Nya saja, tetapi lebih dari itu, kiranya kita bersedia menyatu dan mengalami hidup bersama-Nya.

MENGENAL-NYA MENJADIKAN KITA SERUPA DENGAN-NYA,
KUASA KEBANGKITAN-NYA MENJADI SUMBER KEKUATAN KITA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here