Saudara-saudari yang dikasihi oleh Yesus Kristus. Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) berdiri tanggal 7 Oktober 1861 di Sipirok (Tapanuli Selatan) berkat masuknya usaha Badan Zending Rheinische Missions-gesellschaft (RMG) yang dilatar-belakangi oleh Pietisme Jerman yang bersemangat memberitakan Injil ke seluruh dunia. Kini RMG bernama United Evangelical Mission (UEM) dengan menggabungkan gereja-gereja mitra di tiga benua: Eropa, Asia, dan Afrika.

Pimpinan HKBP telah menetapkan Orientasi Pelayanan HKBP Tahun 2020 berkait dengan Ulaon Pekabaran Injil (Zending) yang mengusung Tema: REPOSISI PEKABARAN INJIL (Ibrani 1:1-3) – dengan Sub-Tema: Bagaimanakah Kita Menyanyikan Nyanyian TUHAN di Negeri Asing? (Mazmur 137:4). Pemahaman umum HKBP mengenai Pekabaran Injil terdapat dalam istilah Zending. Memberitakan Injil adalah tugas pokok panggilan dan keharusan bagi setiap orang beriman sesuai pesan Yesus Kristus (Mrk. 16:15; Mat. 28:18-20; Lk. 24:47; Kis. 1:8; 1 Kor. 9:16). Pekabaran Injil adalah misi Allah (Missio Dei) yang melibatkan setiap orang beriman kepada Yesus.
     
Dalam rangka Tahun Penginjilan, HKBP menggelar seminar dan loka-karya (semi-loka) di HKBP Sipirok pada tanggal 06 – 07 Januari 2020. Terkait Tahun Penginjilan ini, Ephorus HKBP, Darwin Lumbantobing, telah menulis buku yang berjudul: Reposisi Pekabaran Injil, terbitan 2019. Dalam semi-loka tersebut, Ephorus Lumbantobing antara lain mengatakan bahwa reposisi adalah suatu upaya mencari dan menemukan metode pekabaran Injil yang relevan, aktual, dan tepat guna dalam konteks kehidupan masa kini. Sebagaimana dikatakan penulis Surat Ibrani: “… Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya … (Ibr. 1:1-2), demikian pula Gereja mesti berupaya menemukan dan mengembangkan suatu metode yang aktual, relevan dalam rangka memberitakan Injil Kristus dalam konteks kehidupan masyarakat yang majemuk masa kini.

Sasarannya supaya Injil semakin bertumbuh, berbuah, dan berkembang dalam tataran lokal maupun global, dan menjadi pola hidup, karakter, dan perilaku umat manusia. Ephorus mengutip Paulus yang menggambarkan kehidupan orang beriman (warga gereja) sebagai ‘surat Kristus’ yang ditulis oleh pelayanan rasuli, dengan kuasa Roh Allah (2 Kor. 3:2-3). Artinya bahwa aktualisasi penginjilan itu dinyatakan melalui rangkaian perilaku yang baik, benar, dan terpuji dalam kehidupan warga Kristen (zending sentripetal) dan dalam masyarakat (zending sentrifugal). Kendati sulit, sesulit bangsa Israel dulu menyanyikan pujian di tengah bangsa yang menawan mereka (Mzm 137:4), Gereja mesti berusaha mencari cara baru memberitakan Injil. Dalam semi-loka tersebut, Ephorus emeritus, Soritua Nababan, menekankan bahwa Reposisi Pekabaran Injil membutuhkan suatu pembaruan dan perubahan mendasar.

Karena itu Gereja mesti memperlengkapi warga supaya menjadi jemaat misioner, yang berpartisipasi aktif (seperti TB Simatupang, Amir Syarifuddin Harahap, dll.) dalam kehidupan gereja, masyarakat, dan bangsa. Roh Injili haruslah ditegaskan dan dilaksanakan dalam struktur pelayanan HKBP melalui Tata Gereja (Aturan dan Peraturan), Konfesi, dll.
     
Saudara-saudari, sebagai bagian dari Gereja Reformasi, maka HKBP dipanggil senantiasa membarui diri (semper reformanda) supaya relevan dan fungsional dalam melaksanakan tri-tugas panggilan gerejawi yaitu bersekutu (koinonia), bersaksi (marturia), dan melayani (diakonia) dan seturut Visi HKBP: Supaya Menjadi Berkat Bagi Dunia. HKBP harus semakin sadar konteks dalam era teknologi digital yang belum pernah dialami sebelumnya oleh manusia. Kita yakin bahwa teknologi digital sebagai suatu karunia TUHAN zaman ini dan merupakan suatu ‘ruang baru’ (bilut parhobasan na imbaru)’ yang mesti kita isi sebagai sarana pekabaran Injil – tidak hanya melalui kata dan perbuatan yang baik, benar, adil, dan damai, tetapi juga dengan gadget kita masing-masing agar semakin terwujud persabahatan dan perdamaian baru demi kemuliaan TUHAN. Salam.

Sumber : hkbpjogja.org

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here