Poto : Logo HKBP

Markus 4:25

Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.”

Mark 4:25, For he that hath, to him shall be given: and he that hath not, from him shall be taken even that which he hath.

Ayat di atas merupakan pesan penutup pada perumpamaan Tuhan Yesus tentang pelita. Perumpamaan tentang pelita ini ada juga ditemukan pada Lukas 19:26, menjunkkan bahwa pengajaran tentang pelita sangat penting dan populer di kalangan murid-murid dan Gereja mula-mula. Ayat yang sama kita temukan di Matius dengan konteks pemberian karunia dan talenta Matius 13:13; 25:29.

Perumpamaan tentang pelita adalah pengajaran Tuhan Yesus tentang hidup orang beriman yang memiliki terang harus memancarkan terangnya dan berfungsi untuk menyinari sekitarnya. Tidak ada pelita yang dinyalakan itu ditempatkan dibawah gantang atau ditutupi tempayan atau ditempatkan dibawah tempat tidur. Pelita itu ditempatkan diatas kaki dan agar dapat menerangi sekitar.

Artinya, sinar yang ada pada pelita itu harus dipastikan berfungsi, bermanfaat dan berdayaguna untuk menerangi sekitar, jika tidak itu sama sekali tidak berguna. Itulah gunanya pelita memiliki terang, dari terang yang dimilikinya dia bercahaya dan menjadi terang disekitarnya.

Mengapa Yesus menyimpulkan perumpamaan ini dengan kalimat: siapa yang mempunyai padanya akan diberi dan yang tidak mempunyai dari padanya akan diambil yang ada padanya? Orang beriman yang menghasilkan buah-buah yang baik bagi orang lain padanya akan diberi berbagai berkat lainnya yang berguna.

Yesus adalah terang dunia dan setiap pengikut Yesus telah menjadi terang dunia. Matius 5:14,

Kamu adalah terang dunia. “Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi”. Maka sebagai pengikut Yesus yang memiliki terang harus berdaya guna dan berfungsi untuk menerangi sekitar. Dengan peran menjadi terang bagi sekitar, Tuhan Yesus akan menambahkan berbagai hal bagi kita agar dapat lebih berguna bagi lingkungan sekitar

Hampir sama dengan perumpamaan talenta: ada yang diberi lima, ada dua dan ada yang satu. Yang menerima lima dan dua melipatgandakan apa yang diberi tuannya (Mat 25:15).

Semakin melipatgandakan talenta semakin mendapat berlipat ganda, tapi yang menerima satu yang memfungsikan talenta yang diterima, daripadanya diambil yang padanya. Dalam Matius 25:29, bukan hanya diambil padanya tapi dicampakkan dan diberikan hukuman.

Kita semua menerima berkat dan talenta dari Tuhan, mari persembahkan dan lipatgandakan pemberian Tuhan dalam hidup kita untuk mendatangkan kebaikan bagi sesama, terang disekitar dan menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan.

Tuhan sendiri akan menambahkannya kepada kita bertambah-tambah lebih dari apa yang kita persembahkan. Namun sebaliknya apabila kita berpangku tangan dan tak melakukan apapun yang berguna dalam hidup ini.

“Renungan ini sekaligus menjadi peringatan jangan sampai apa yang telah diberikan Tuhan diambil Tuhan dari kita.”

Tuhan memberkati kita dengan melimpahkan segala kebaikanNya dalam hidup kita. Amin.

Selamat Pagi, selamat bekerja, tetap semangat dan selalu bertekun dlm doa.

(Pdt Sikpan Sihombing, MTh, MPd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here